BERSAMAMU BUKAN BERARTI AKU MEMILIKI MU

Takdir Pernikahan ku tidak seperti yang ku bayangkan sebelum aku menikah, saat itu aku masi gadis aku selalu terbawa baper akan pernikahan sampai-sampai kadang aku nagid ketika melihat sang ayah yang sudah tua dan saya tiga wanita bersaudara sedih menyayat di hati ini sang ayah seorang diri tanpa bantuan tenaga laki-laki akhirnya dalam setiap akhir sholatQ pun meminta agar Allah.Swt menghadirkanQ jodoh sebelum umurQ 25 tahun sama hal nya yang Allah.SWT kabulkan Alhamudlillah,,, sedih dan senang pun bercampur jadi satu sedih karena Qtidak menikah dengan pria yang Qucapkan dalam tiap do'aku senang krn orang tuaQ masih melihatQ menikah namun seiring berjalannya waktu ternyata pria yang menikahi sangat kurang paham akan agama Allah.SWT tidak sesuai harpaanQ namun Qmencoba untuk menerima dan memahaminya serta mengajarinya sedikit demi sedikit hingga suatu waktu kami bertengkar kecil namun sayangnya pertengkaran itu ia sampaikan ke org tuanya
Hati dan fikiranQ kacau balau saat itu namun Qtetap meminta kepada Allah.SWT agar Allah.SWT memberikan jalan yang terbaik dalam URT kami,,,,, namun usaha kadang harus berbuah pahit
namun selama kami pisah ranjang kami sering komunikasi diam-diam dengan harapan kami bisa sama-sama lagi 1,5 tahun kami menjalani komitmen itu,  meskipun banyak godaan menghampiri mana godaan dia ganguin wanita lain, mana dia pamer tubuh wanita lain, mana ada pria yang ingin mengkhitbahQ saat itu, pokoknya ada aja saja godaan selama itu kadang kami pun saling tdk bercocok pendapat kadang kami akur dan romantis Tapi,,,, suatu hari dia datang ke rumah seorang diri saat itu kami sudah 1 thn berpisah jarak jauh,,,,dia menceraikanQ sakit dan sedih rasanya,,,, namun itu tdk menghentikan langkahQ meyakinkan dia untuk tetap menjalankan komitmen kami,,,, namun beberapa bulan kemudian saat itu bulan kelhiranQ umurQ 27 tahun sudah tua rupanya diri ini harapan memiliki momongan semakin terpanggil,,,, dan dia pun datang ke rumah seorang diri Alhamdulillah dia datang dengan 2 kabar kabar pertama Qbahagia dia datang untuk menjemputku Istrinya,,,, Masya Allah namun dia datang belum bisa meyakinkan orang tuaQ saat itu kami pun memtuskan untuk tetap komunikasi kembali,,,, dalam penantianQ yang besar dan harapan yang kokoh serta kesetiaanQ yg InsyaAllah tdk ada duanya untuk seuamiQ beberapa minggu setelah suamiQ datang di rumah Air mata di tengah malam pun mengalir deras hatipun ter iris-iris sakit begitu perih Qrasakan,,,, Jatuh namun tetap ingin bangkit suamiQ tiba-tiba menyukai wanita lain,,, Bahkan saat Qtanyakan malam itu juga dia spontan menjawab bahwa dia Mencintai dan Nyaman dengan Wanita itu Allahu Akbar apa dayaQ ya Allah,,,, tdk bisa rasax mulut ini berkutik,,, Qpun mencoba menenang kan fikiranQ dengan menerima keputusan suamiQ saat itu,,,, beberapa hari kemudian Sya berusaha sms suamiQ,,, menayakan baik-baik dengan hati yang tenang dan penuh cinta tentang perasaan dia kpd Sya dan Meminta kepada suami sya untuk kembali namun lagi-lagi Allah.SWT mentakdirkan SuamiQ tdk sama sekali membalas pesanQ ...
ketika ada ornag menayakan nya ya Allah bibir Qini sangat kaku mengatakan ke mereka kalau saya dan suami sya dh tdk saling mencintai tpi apa dayaQ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Singel Perent

KomitmenQ dalam Menjagamu